Kamis, 03 Juli 2008

Pengorbanan

Makna Pengorbanan
"Mendapatkan keuntungan tanpa resiko, pengalaman tanpa tantangan, dan imbalan tanpa kerja, sama mustahilnya dengan hidup tanpa dilahirkan" (AP Gouthey)

BILA IBU BOLEH MEMILIH
Anakku,
Bila ibu boleh memilih
Apakah ibu berdandan langsing atau berbadan besar karena mengandungmu
Maka ibu akan memilih mengandungmu..
Karena dalam mengandungmu ibu merasakan keajaiban&kebesaran Allah
Sembilan bulan nak, engkau hidup diperut ibu
Engkau ikut kemanapun ibu pergi
Engkau ikut merasakan ketika jantung ibu berdetak karena bahagia
Engkau menendang ibu ketika merasa tidak nyaman,
karena ibu kecewa & berurai air mata...
Anakku,
Bila ibu boleh memilih apakah ibu harus operasi caesar,
atau ibu harus berjuang melahirkanmu
Maka ibu memilih berjuang melahirkanmu
karena menunggu dari jam ke jam, menit ke menit kelahiranmu
Adalah seperti menunggu antrian memasuki salah satu pintu surga
karena kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari jalan keluar kedunia
sangat ibu rasakan
Dan saat itulah kebesaran Allah menyelimuti kita berdua
Malaikat tersenyum di antara peluh & erangan rasa sakit,
yang tak pernah bisa ibu ceritakan pada siapapun
Dan ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia
saat itulah..saat paling membhagiakan
Segala sakit & derita sirna melihat dirimu yg merah
Mendengarkan ayahmu mengumandangkan adzan,
kalimat syahadat kebesaran Allah dan penetapan hati tentang junjungan kita Rasulullah di telinga mungilmu
Anakku,
Bila ibu boleh memilih apakah ibu berdada indah atau harus bangun
tengah malam untuk menyusuimu,
maka ibu memilih menyusuimu,
karena dengan menyusuimu ibu telah membekali hidupmu dengan
tetesan-tetesan & tegukan-tegukan yang sangat berharga
Merasakan kehangatan bibir & badanmu di dada ibu dalam kantuk ibu,
Adalah sebuah rasa yang luar biasa yang orang lain tidak bisa rasakan
Anakku,
Bila ibu boleh memilih duduk berlama-lama di ruang rapat
atau duduk di lantai menemanimu menempelkan puzzle
maka ibu memilih bermain puzzle denganmu
tetapi anakku...
hidup memang pilihan..
jika dengan pilihan ibu, engkau merasa sepi & merana
Maka maafkanlah nak..
maafkan ibu...
maafkan ibu..
Percayalah nak, ibu sedang menyempurnakan puzzle kehidupan kita,
agar tidak ada satu kepingpun bagian puzzle kita yang hilang
Percayalah nak...
sepi & ranamu adalah sebagian duka ibu
Percayalah nak...
engkau adalah selalu menjadi belahan nyawa ibu,
Ratih sanggarwati
dalam "30 hari mencari jati diri"

Tidak ada komentar: